Dia menambahkan, sebelum insiden, seluruh siswa mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Tidak ada kelas yang kosong, termasuk siswa yang diketahui terlibat tawuran.
“Tidak ada satu pun kelas yang kosong. Mereka memang full belajar, tidak ada yang tidak masuk,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab pasti terjadinya tawuran belum diketahui. Pihak sekolah berencana memanggil siswa yang terlibat beserta orang tua mereka untuk dimintai keterangan dan pembinaan lebih lanjut.