Validasi Calon Penerima Tambahan PKH di NTB Tuntas, 14.000 Gagal Masuk Daftar

Nani Suherni
Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah (Foto: Dok Pemprov NTB)

Menurut Aka, panggilan akrab Kadis Sosial NTB ini, selain karena mampu, warga tidak masuk ke PKH atau istilah noneligible di Program Jaminan Sosial Keluarga (Jamsoskel) Kemsos itu tidak memiliki komponen kesehatan seperti ibu hamil, anak usia dini. Tidak memiliki komponen Pendidikan usia sekolah SD sampai dengan SMA dan komponen kesejahteraan sosial (kesos) usia lanjut 70 lebih dan Disabilitas berat. Selanjutnya, karena keluarga tidak ditemukan (tidak ada di tempat),  adminduk tidak dimiliki warga, dan doble dengan peserta aktif.

"Bahkan ada warga yang menolak di validasi, lantaran masih percaya diri dengan kondisi ekonomi dan berharap bisa diberikan kesempatan pada yang lain," tutur Aka.

Dijelaskan, calon KPM yang telah divalidasi lebih awal telah disosialisasikan tentang syarat dan ketentuan program dan telah dikunjungi ke rumah masing-masing peserta oleh Pendamping PKH, berikut didukung aparat Desa sehingga pelaksanaan validasi lancar dan tertib. 

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Lindungi Pekerja Informal, Legislator Perindo HM Taufik Biayai BPJS Ketenagakerjaan 921 Warga Lombok Utara

3 hari lalu

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Bima, 45 Penumpang dan ABK Dievakuasi Selamat

12 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bima NTB, Cek Kekuatan Magnitudonya!

1 bulan lalu

Mensos Kirim Tim ke Lokasi Gempa Palu, Data dan Salurkan Bantuan Logistik

2 bulan lalu

2 Anak Hilang Terseret Arus di Pantai Ampenan Mataram, 1 Orang Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal