Uma Lengge, Bangunan Tradisional Suku Mbojo yang Tak Bisa Dinaiki Tikus karena Mantra

Nani Suherni
Uma Lengge, Bangunan Tradisional Suku Mbojo (Foto: Dok DJKN Kementerian Keuangan)

Dilansir dari portal resmi DJKN Kementerian Keuangan, disebutkan jika pendiri rumah ini harus memiliki keahlian khusus. Jelas saja, bangunan ini semua bahan berupa kayu dan bambu. Atap dan dindingnya juga berupa rumbia atau ilalang.

Dijelaskan jika Uma Lengge oleh  masyarakat Wawo selain digunakan sebagai tempat tinggal juga dijadikan lumbung. Zaman sekarang mungkin lebih mudah disebut dengan tempat penyimpanan hasil panen.

Bangunan Uma Lengge biasanya terdapat empat tiang. Keempatnya untuk tuan menumpu pada fondasi yang berupa batu. Leluhur zaman dulu rupanya sudah membuat bangunan ini tahan gempa dan angin puting beliung.

Dalam bahasa Bima, tiang yakni Ri'i Uma yang berbentuk A. Pada Ri'i tampak diberi Wole atau asak untuk mengokohkan tiang.

Sementara untuk ukuran fondasi  bervariasi. Hal ini disesuaikan dengan besar tiang penyangga bangunan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Agus Difabel Bertambah jadi 15 Perempuan, Modus Pakai Mantra dan Mandi Suci

57 tahun lalu

Heboh Ratusan Tikus Masuk Permukiman Warga Karawang, Fenomena Apa?

57 tahun lalu

Situs Resmi DPRD Bojonegoro Diretas, Ada Gambar Tikus hingga Iklan Judi Online

57 tahun lalu

Merinding, Guru SMA di Malang Ini Koleksi Naskah Kuno Berisi Sihir dan Mantra Kutukan 

57 tahun lalu

Kasus Leptospirosis di Bantul Meningkat, 6 Orang Meninggal di Awal Tahun 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal