TPS Ditutup Warga, Sampah Menumpuk di Jalanan

Antara
Kondisi sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Karang Baru, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Antara/Nirkomala)

Bahkan untuk menangani sampah di TPS Ampenan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan sistem gotong royong. Artinya, jika truk sampah lain sudah selesai mengangkut sampah di TPS lain, petugas diperbantukan untuk penanganan sampah di TPS Ampenan.

"Kendala lainnya, penanganan sampah di awal tahun ini dipicu karena penurunan anggaran operasional kendaraan dari Rp64 juta lebih per tahun untuk satu kendaraan menjadi Rp37 juta lebih per tahun per satu kendaraan, termasuk untuk pemeliharaan suku cadang," katanya.

Kekurangan biaya operasional itulah, lanjutnya, yang saat ini sedang diusakan untuk diusulkan penambahan oleh DLH melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram.

"Sembari menunggu penambahan anggaran tersebut, tim DLH tetap bekerja menangani sampah dan ditargetkan kondisi TPS akan kembali normal dalam satu bulan terakhir," katanya.

Sementara Wali Kota Mataram Ahyar Abduh yang dikonfirmasi terkait dengan kondisi sampah di TPS yang melampaui kapasitas memastikan, DLH tetap bekerja dan menjalankan tugasnya dalam penanganan sampah.

"Kami akui, anggaran di awal tahun belum bisa berjalan optimal sehingga mungkin itu yang menjadi kendala. Tapi DLH tetap bekerja, saya baru mendapat informasi kalau sampah di TPS melampaui kapasitas dan segera akan saya koordinasikan," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur NTB Ricuh, 3 Orang Dilarikan ke RS

57 tahun lalu

Tepergok Buang Sampah Sembarangan, Pengendara Mobil Cekcok dengan Warga di Labuhanbatu

57 tahun lalu

Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu

57 tahun lalu

Disentil Prabowo, Ribuan Personel TNI-Polri Bersihkan Sampah di Pantai Yeh Sumbul Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal