Iring-iringan masyarakat yang hendak mengikuti pawai alegoris bergerak sejak pagi dari berbagai penjuru Lombok. Hal ini, kata TGB yang juga Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Indonesia (OIAAI) menunjukkan soliditas jemaah NWDI serta bentuk kecintaannya terhadap pendiri sekaligus organisasi NWDI.
"Pawai alegoris menjelang Hultah ke-88 NWDI ini salah satu bentuk tasyakur kita atas karunia yang diberikan Allah SWT atas diri kita maupun atas perjuangan para pendiri NWDI termasuk Al-Magfurullah Maulana Syech," ucapnya.
Dia mengajak seluruh peserta pawai alegoris Hultah ke-88 NWDI untuk merapatkan barisan, berdiri tegak, penuh semangat untuk meneruskan perjuangan Maulana Syech.
"Ayo semua berdiri tegak dan rapatkan barisan. Kita tata langkah kita untuk terus maju ke depan," katanya.
Dalam pawai tersebut juga dipaparkan berbagai prestasi yang diperoleh sejumlah santri maupun secara kelembagaan baik oleh Ma'had maupun Universitas Hamzanwadi. Prestasi itu diraih baik tingkat regional maupun nasional.
Hal itu sekaligus menunjukkan perkembangan pesat organisasi NWDI dalam beberapa tahun terakhir, baik di dunia pendidikan, budaya, sosial dan ekonomi. Hultah ke-88 NWDI ini juga memberikan dampak positif luar biasa terhadap perekonomian masyarakat khususnya di Pancor Lombok Timur. (Edy Gustan)