Sudah Siapkan Kondom, Majikan Ini Gagal Perkosa Pembantu gegara Tak Bisa Ereksi

Sindonews
Muhaimin
Susi Susanti
Ilustrasi Majikan Ini Gagal Perkosa Pembantu gegara Tak Bisa Ereksi (Foto: Ilustrasi/ist)

Dia lewat di depan majikan prianya, di mana sang majikan bergegas ke kamarnya untuk mengambil kondom. Sang majikan ingin berhubungan seks dengannya saat istrinya tidak di rumah.

Saat korban sedang berganti pakaian di kamar, majikan prianya mengetuk pintu. Berpikir bahwa majikannya membutuhkan sesuatu yang mendesak, PRT itu membuka pintu dan si majikan masuk.

Majikan mengatakan padanya bahwa dia berbau harum dan langsung memeluknya. Pembantu itu mencoba mendorong majikannya pergi, tetapi pria terus mencoba mengalahkan korban.

Pria itu kemudian mengambil kondom dari sakunya dan berusaha memerkosa korban tetapi tidak dapat melakukannya karena mengalami disfungsi ereksi. Meski demikian, terdakwa terus menyerang korban secara seksual.

Pembantu itu akhirnya membebaskan diri dan bersembunyi di toilet sampai pria itu kembali ke kamar tidurnya.

Korban mengira insiden itu hanya sekali dan tidak melaporkannya kepada siapa pun. Dia tetap diam karena perlu menghidupi keluarganya secara finansial.

Namun, dia memutuskan untuk mengunci pintu kamarnya di malam hari sejak saat itu, meskipun diberitahu untuk tidak melakukannya. Penguncian kamar itu tidak membuat terdakwa menyerah.

Terdakwa mengambil kunci cadangan dari gudang untuk memasuki kamar pelayan pada suatu malam. Dia kembali mencoba untuk memerkosanya dan lagi-lagi gagal karena masalah serupa.

Tidak dapat mentoleransi serangan itu, pembantu tersebut memutuskan untuk menghubungi seorang teman, sesama pembantu rumah tangga di Singapura, untuk meminta bantuan pada 29 Juni 2019.

Teman tersebut memberikan rincian kontak seorang anggota staf dari Center for Domestic Employee (CDE), dan menambahkan bahwa korban perlu memberikan bukti kekerasan seksual.

Korban tetap enggan melapor karena khawatir hal itu akan membuat istri majikannya marah, yang telah memperlakukannya dengan baik. Korban juga berharap majikan prianya akan menghentikan serangannya.

Pada tanggal 1 Juli 2019, korban merasa tidak nyaman di perutnya dan memutuskan untuk mengoleskan minyak obat dan beristirahat di kamarnya. Pria itu, yang merupakan satu-satunya orang lain di rumah, masuk ketika pelayan sedang berbaring di kasurnya dan bertanya apakah dia perlu ke dokter.

Korban menolak pergi ke dokter. Terdakwa lantas menawarkan diri untuk mengoleskan minyak padanya. Korban menolaknya, tetapi terdakwa kemudian menahannya dan menyerangnya secara seksual.

Pada titik ini, korban mengingat nasihat temannya dan menyalakan ponsel untuk merekam serangan itu. Korban berhasil mengabadikan sebagian kejadian tersebut dengan meletakkannya di dekat kasur.

Korban kemudian melarikan diri ke toilet untuk menghindari serangan terdakwa. Sore itu, terdakwa memasuki kamar korban lagi untuk menanyakan apakah dia membutuhkan obat, tetapi akhirnya menyerangnya lagi secara seksual. Terdakwa berjanji akan menghentikan tindakannya sebelum akhirnya pergi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART di Makassar Gasak Emas Majikan Rp700 Juta, Uangnya Dipakai Beli Rumah dan DP Mobil

57 tahun lalu

Pilu! ART di Polewali Mandar Diperkosa Majikan di Dapur

57 tahun lalu

Viral Oknum Pejabat di Minut Diduga Lecehkan Kasir Spa, Berujung Saling Lapor

57 tahun lalu

Duh! Baru Sehari Kerja, ART di Bandung Curi Perhiasan Majikan Senilai Ratusan Juta

57 tahun lalu

Kisah Pilu TKW asal Sukabumi Meninggal di Suriah, Diduga Disiksa Majikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal