Selain kondisi ikan yang terbawa air, sambungnya, air dari tanggul tersebut membuat kolam pembesaran ikan dipenuhi lumpur. Membutuhkan waktu untuk membersihkan sisa lumpur.
“Belum lagi ditambah rusaknya alat-alat,” ucapnya.
Dewi menyinggung selama ini, meski hujan turun cukup lebat di wilayah Desa Mambalan tak pernah sampai mengganggu kolam ikannya. Begitu air datang, dalam hitungan menit langsung surut.
“Tidak ngerti ini tumben-tumben seperti ini. Ya kami minta tanggung jawab,” tambahnya.
Jebolnya tanggul penahan air di Bendungan Meninting, pada Jumat (17/6) lalu, juga membuat 7 alat berat tersapu gelombang.(*)