“Semua berperan dengan jutaan perbedaan, agama, budaya, tradisi dan sosial. Perbedaan menjadi modal, menjaga kemajemukan,” ucapnya.
Gubernur NTB periode 2008-2018 ini mengingatkan, semangat keberagamaan harus diarahkan memperkuat Indonesia. Antara agama dan kebangsaan tak dapat dipisahkan.
“Antara bangsa dan agama jangan dipisahkan,” imbuhnya.
TGB mengingatkan, berpolitik bukan sekadar gagah-gagahan supaya dikenal publik. Berpartai dinobatkan untuk menjadi jalan dan alat mencapai kesejahteraan.
“Kita hadir untuk dapat memberikan manfaat dan partai ini merupakan wadahnya,” ucapnya.
Pada kesempatan ini, Ketua DPW Partai Perindo NTB Lalu Atharifathullah mengatakan, kondisi partai saat ini sudah terisi struktur sampai tingkat DPC. Sebelumnya banyak pengurus yang vakum.