Pengendalian Rabies Jadi Pekerjaan Rumah Jelang MXGP

Antara
Pemerintah pusat mewaspadai penularan rabies menjelang balapan motocross grand prix (MXGP) yang digelar di Kabupaten Sumbawa. Salah satu sumber utama penyebaran adalah anjing. (foto : ANTARA)

“Sebanyak 98 orang, terdiri atas 51 laki-laki dan 47 perempuan perwakilan petugas kesehatan hewan (puskeswan) dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) manusia dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa mengikuti pelatihan Tata Laksana Kasus Gigitan Terpadu (TAKGIT),” bebernya.

Keterlibatan berbagai sektor melalui kolaborasi one health, terutama penyuluhan kepada masyarakat tentang kesadaran dan kampanye vaksinasi. Tidak melepasliarkan anjing peliharaan.

“Serta pertolongan pertama kasus gigitan sangat penting sebagai upaya mengurangi kasus terkait penyakit rabies,” urainya.

Jika kasus gigitan anjing diduga rabies berkurang, maka kerugian ekonomi yang ditimbulkannya juga dapat ditekan.

"Hingga saat ini kita akan terus berupaya untuk membebaskan Indonesia dari penyakit rabies," ucap Mentan.

Dikatakan merujuk laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tahun 2021, di mana secara global, beban ekonomi akibat rabies yang lewat anjing diperkirakan mencapai 8,6 miliar Dolar AS per tahun.(*)

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukung MXGP, Gubernur NTB Temui Direktur Pelindo untuk Perbaiki Pelabuhan Badas

57 tahun lalu

Demi MXGP, Kemenhub Kucurkan Puluhan Miliar untuk Bandara Sumbawa

57 tahun lalu

Syarat Gelar MXGP, Pemprov NTB Cari Sponsor Perbaiki Bandara Sumbawa

57 tahun lalu

Geger! Anjing Gila Positif Rabies Gigit 8 Warga di Maros, Akhirnya Ditembak Mati

57 tahun lalu

Rakernas IHGMA V Tetapkan Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal