JAKARTA, iNews.id - Kakek Wiyanto Halim (89) tewas dikeroyokan lima pemuda di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Namun, keluarga menduga aksi pengeroyokan ini sudah direncanakan.
Kuasa hukum korban, Davey Oktavianus Patty mengatakan, kliennya sebelumnya sempat diancan akan dibunuh tiga hari sebelum pengeroyokan. Namun, saat itu Halim tak mau menjelaskan sosok yang memberikan ancaman tersebut.
"Dia (diancam) mau dibunuh. Dia kita tanya nggak sebut dari siapa, itu yang jadi masalah," ujar Davey di Rumah Duka Grand Heaven, Jakarta Utara, Senin (24/1/2022).
Davey mengungkapkan, informasi ancaman pembunuhan itu diketahui tiga hari sebelum Halim dikeroyok massa. Davey juga mengaku tidak diberi tahu isi ancaman maupun bentuk ancaman seperti apa yang dialamatkan kepada kliennya tersebut.
"Itu sendiri sekitar tiga hari sebelum kejadian. Sekitar hari Selasa, hari Rabu," ujarnya.