Libur Tahun Baru, BPBD Mataram Usulkan Objek Wisata Pantai Ditutup, Ini Alasannya

Antara
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, memantau ketinggian gelombang di Pantai Mapak Indah, Kecamatan Sekarbela, Senin (26/12-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)

MATARAM, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengusulkan agar objek wisata pantai ditutup selama libur Tahun Baru 2023. Hal itu dilakukan karena potensi abrasi akibat cuaca ekstrem masih akan terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor mengatakan, meski H+4 abrasi pantai kondisi cuaca di Mataram sedikit landai, namun berdasarkan informasi BMKG menyebutkan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi sampai akhir Desember dan kemungkinan awal Baru Tahun 2023.

"Kalau kondisi cuaca pada akhir pekan ini atau saat libur Tahun Baru, masih ekstrem, kami akan usulkan objek wisata pantai ditutup agar tidak ada masyarakat berlibur dan merayakan tahun baru di pantai," katanya, Kamis (29/12/2022). 

Permintaan penutupan lokasi wiasta yang diminta BPBD Mataram demi keselamatan masyarakat mengingat cuaca ekstrem masih terjadi di sebagian wilayah Indonesia termasuk di NTB.

"Kalau cuaca mengkhawatirkan, objek wisata pantai kita usulkan ditutup sementara, untuk keselamatan masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan, ketinggian gelombang saat ini disebutkan BMKG khususnya di Selat Lombok bagian selatan mencapai 1,5 meter hingga 2,5 meter bahkan lebih.
 
"Karena itu, untuk saat ini kami tidak merekomendasikan masyarakat berwisata di sepanjang 9 kilometer Pantai Kota Mataram, begitu juga dengan nelayan agar tidak melaut," ujarnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal