Kegiatan pembersihan itu menurunkan alat berat mengingat sampah sisa banjir masih memenuhi di area sisa banjir. Sejumlah posko pengungsian banyak didirikan untuk membantu warga yang kehilangan rumahnya.
Ketua Pengurus Dharma Pertiwi Koordiantor Cabang NTB, Kirana Rizal Ramdhani mengatakan, ada tiga lokasi pendirian dapur umum korban banjir Kabupaten Lombok Barat.
"Tiga lokasi itu ada di wilayah terdampak banjir, yaitu di Desa Ranjok dan Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, serta Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar," kata Kirana.
Istri Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani ini menjelaskan, dapur lapangan yang disiapkan oleh Korem 162/WB ini untuk memenuhi kebutuhan makan tiga kali sehari bagi warga terdampak banjir.