Kabar Baik, Tren Kasus Covid-19 di NTB Menurun

Nani Suherni
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Sitti Rohmi Djalilah. (ANTARA/Nur Imansyah)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan NTB menyampaikan bahwa pemerintah semakin mengiatkan vaksinasi terutama vaksinasi kedua. Alasannya, jika masyarakat yang telah divaksin pertama terlambat hingga sebulan maka kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19 tidak dapat terbentuk.

“Pemerintah kabupaten/kota segera menghabiskan stok vaksin yang ada di gudang dan tidak perlu menunggu terlalu lama agar stok vaksin tidak rusak dan dapat meminta untuk dari pusat untuk dikirimkan stok vaksin baru," katanya.

Untul stok oksigen di NTB juga cukup terkendali. Terpantau angka kematian di Provinsi NTB mengalami penurunan dibandingkan minggu sebelumnya yaitu sebesar 0,75/100.000 penduduk.

“Jumlah oksigen dalam tiga minggu terakhir cukup terkendali. Tapi, perlu dilakukan upgrade kemampuan untuk mengisi oksigen di beberapa kabupaten/kota," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

34 Warga Jateng Positif Covid-19: 30 Orang dalam Perawatan, 4 Sembuh

57 tahun lalu

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RS Saiful Anwar Malang Siapkan Gedung Khusus

57 tahun lalu

Waspada Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diminta Lengkapi Vaksinasi Booster

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Semarang Melonjak, Wali Kota Minta Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Jabar Kembali Naik, 87 Orang Positif Terpapar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal