"Terjadi sekali gempa letusan dengan amplitudo 22,2 mm dan lama gempa 162 detik," katanya.
Tercatat pula 4 kali gempa vulkanis dangkal dengan amplitudo maksimum 17,7 mm dalam durasi 11 detik. Sebanyak 5 kali gempa dalam beramplitudo maksimum 8,14 mm, S-P 0,9-1,3 detik dan durasi paling lama 20 detik.
Tuku juga mencatat adanya gempa tektonik lokal dan tektonik Jauh. Kemudian sekali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 16,2 mm, S-P 5,8 detik dalam durasi 30 detik.
"Dua kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 2,2-17,7 mm, S-P 15-15,39 detik dan lama gempa 36-58 detik," ujar Tuku.
Saat ini status Gunung Lewotobi Laki-Laki berada di Level III Siaga sebagaimana ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
PVMBG meminta warga untuk tidak memasuki atau beraktivitas apa pun dalam radius 3 km dari pusat erupsi serta 4 km sektoral utara-timur laut dan 5 km ke sektor timur laut.
"Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya," katanya. disertai lontaran abu vulkanik setinggi 1 kilometer di atas kawah.