Gawe Rapah, Simbol Damai di Desa Mareje Lombok Barat

Febrian Putra
Sebagai simbol damai di Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat digelar Gawe Rapah yang dihadiri oleh umat Islam, umat Buddha dan seluruh tokoh dari kabupaten dan Provinsi NTB. (foto : Humas Pemkab Lobar)

Bupati mengajak masyarakat Mareje untuk melupakan apa yang sudah terjadi. Kembali menatap hal-hal baik di masa depan.

"Mari merajut masa depan yang jauh lebih indah, lebih menjanjikan kesejahtraan dan masa depan anak-anak kita," tutupnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada kesempatan itu juga berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Mareje supaya tokoh masyarakat sering menginisiasi untuk bertemu, kumpul bersama. Saat ini orang gampang ribut karena pengaruh media sosial.

“Saya yakin di Pemerintah Lombok Barat juga memiliki tradisi yang sama ngumpul bersama secara berkala bersama bupati wakil bupati, kapolres, dandim dan lainnya di Forkopimda Provinsi juga melakukan hal itu biar tidak ada miskomunikasi," katanya.

Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto, Danrem Brigjen TNI Lalu Rudy Irham Srigede, Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun, Ketua DPRD Lobar Hj Nurhidayah, Wali Paer Majelis Adat Sasak Lobar, Ketua Bale Mediasi NTB H. L. Sajim Sastrawan.(*)

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengungsi Desa Mareje Lombok Barat Dapatkan Pelayanan Kesehatan

57 tahun lalu

Ketua DPRD Minta Pemda Berikan Bantuan Rumah yang Dibakar di Desa Mareje Lombok Barat

57 tahun lalu

Akhiri Kisruh, Masyarakat Desa Mareje Lombok Barat Sepakat Berdamai

57 tahun lalu

Polisi Mediasi dengan Tokoh Masyarakat Atasi Kericuhan di Desa Mareje Lombok Barat

57 tahun lalu

Ricuh di Desa Mareje Lombok Barat, Enam Rumah Dibakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal