Jalur ketiga adalah Timbanuh, yang mulai populer belakangan ini sebagai alternatif lebih sepi dibanding Senaru dan Sembalun. Titik awalnya berada di Desa Timbanuh, Lombok Timur. Jalur ini jarang dipilih wisatawan, sehingga suasananya lebih tenang.
Keunggulan Jalur Timbanuh:
Estimasi Waktu Pendakian:
Timbanuh – Pos 2: 3 jam.
Pos 2 – Pos 3: 2 jam.
Pos 3 – Puncak Timbanuh (±3.150 mdpl): 4 jam.
Total waktu pendakian sekitar 9 jam. Biasanya jalur ini digunakan untuk perjalanan 2 hari 1 malam.
Tantangan Jalur Timbanuh:
Fasilitas lebih minim dibanding jalur populer.
Tidak langsung mencapai puncak utama Rinjani (3.726 mdpl), melainkan Puncak Timbanuh (±3.150 mdpl).
Jalur cukup curam dan licin di beberapa titik.
Meski begitu, jalur Timbanuh tetap menarik bagi pendaki yang ingin pengalaman berbeda dengan suasana tenang dan pemandangan eksotis.
Agar pendakian melalui salah satu dari 3 jalur alternatif ke Gunung Rinjani berjalan lancar, berikut beberapa tips penting:
Keindahan Gunung Rinjani memang tiada duanya. Dengan mengenal 3 jalur alternatif ke Gunung Rinjani, yaitu Senaru, Sembalun, dan Timbanuh, pendaki bisa menyesuaikan perjalanan sesuai kemampuan dan pengalaman. Jalur Senaru cocok untuk pemula, jalur Sembalun ideal untuk mencapai puncak utama, sementara jalur Timbanuh memberikan pengalaman tenang jauh dari keramaian. Apa pun pilihan jalurnya, Rinjani selalu menawarkan pesona luar biasa yang membuat siapa pun terpesona. Jadi, pastikan persiapan matang sebelum berangkat agar pendakian Anda ke Gunung Rinjani menjadi pengalaman tak terlupakan.