Sementara data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak gempa bumi M6,5 tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan rumah mencapai 6.523 unit di tiga daerah tersebut. Kerusakan terbanyak yakni di Maluku Tengah 4.895 rumah yang terdiri atas rusak ringan 2.374 unit, rusak sedang 1.105 unit, dan rusak berat sebanyak 1.416 unit.
Di Kabupaten SBB, rumah yang rusak sebanyak 1.080 unit yang terdiri atas rusak ringan sebanyak 795 unit dan rusak berat 285 unit. Sementara di Kota Ambon, terdapat 548 rumah yang rusak, yakni rusak ringan 305 unit, rusak sedang 147 unit, dan berat 96 unit. Sementara korban meninggal dunia 38 orang terdiri atas Kota Ambon 13 orang, Maluku Tengah 15 orang dan SBB 10 orang.
Untuk jumlah korban luka-luka tercatat di Kota Ambon 27 orang luka ringan, dan di Maluku Tengah 72 orang luka ringan serta 18 lainnya luka berat. Sementara di Kabupaten SBB sebanyak tiga orang luka berat dan 29 lainnya luka ringan.
Gempa juga mengakibatkan fasilitas pendidikan rusak di tiga kabupaten dengan rincian, rusak ringan satu unit, rusak sedang 46 unit, dan rusak berat empat unit. Fasilitas kesehatan tercatat di Kota Ambon sebanyak tujuh unit rusak ringan dan dua rusak sedang. Di Kabupaten Maluku Tengah dua rusak ringan dan tiga rusak berat sedangkan di Kabupaten SBB 10 rusak ringan.
Selain itu, fasilitas ibadah di Kota Ambon yang rusak yakni, 12 gereja rusak ringan dan dua rusak sedang. Lima masjid rusak ringan, dua rusak sedang dan satu rusak berat. Di Kabupaten Maluku Tengah ada enam gereja rusak sedang, 14 masjid rusak sedang, dan satu pastori rusak sedang. Di Kabupaten SBB tercatat 19 gereja rusak sedang, empat masjid rusak sedang, tiga pastori rusak sedang, dan satu gedung serbaguna rusak sedang.
Selanjutnya, fasilitas pemerintahan, Kota Ambon tercatat enam kantor rusak ringan dan dua rusak sedang. Di Maluku Tengah, satu kantor rusak sedang.
Fasilitas ekonomi yang rusak, masing-masing dua pertokoan/pasar rusak ringan dan sedang. Di Kabupaten Maluku Tengah empat kios rusak ringan dan enam rusak berat serta satu pasar rusak sedang dan dua rusak berat. Di Kabupaten SBB, tiga rumah makan rusak berat, dua bengkel rusak berat serta masing-masing satu pertokoan dan pasar ikan rusak berat.