Takut Serangan Nuklir Perang Rusia-Ukraina, Warga Eropa Borong Suplemen Antiradiasi

Umaya Khusniah
Staf di fasilitas nuklir Ukraina tertangkap kamera memohon agar tentara Rusia berhenti menembaki pembangkit listrik. (Foto: Center for Strategic Communication of Ukraine)

KIEV, iNews.id - Warga sejumlah negara di Eropa berbondong-bondong membeli suplemen antiradiasi. Mereka khawatir ancaman serangan nuklir akibat perang Rusia dengan Ukraina. 

Banyaknya warga Eropa yang membeli suplemen antiradiasi nuklir membuat stok produk mengandung yodium dilaporkan menipis. Laporan tersebut datang dari seluruh negara Eropa termasuk Prancis, Yunani, Polandia, Denmark, Belgia, Kroasia, Belanda, dan Republik Ceko.

Apotek di sejumlah negara itu mengaku telah kehabisan produk beryodium yang mampu membantu melindungi tubuh terhadap radioaktif. 

Pasukan Rusia dilaporkan sudah merebut pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia. Fasilitas itu merupakan PLTN terbesar di Benua Biru. 

Otoritas kesehatan telah mendesak warga sipil untuk tidak mengambil yodium kecuali secara eksplisit diberitahu oleh pejabat pemerintah dan hanya dengan bimbingan ahli kesehatan masyarakat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

30 Negara Dilanda Krisis Pangan, IMF Siap Perluas Dana Darurat

57 tahun lalu

Waduh, Menteri BKPM Ingatkan Rakyat Harus Siap jika BBM Naik Dalam Waktu Dekat

57 tahun lalu

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Bensin di AS Tembus Rp20.000 per Liter

57 tahun lalu

Rencana Pembatasan Pupuk Subsidi, Ini Kata Pakar Ekonomi Pertanian Unnes

57 tahun lalu

Jadikan Perang Rusia-Ukraina Sebagai Contoh, TGB Bicara Kerukunan di Kabupaten Berau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal