Status Desa di Indonesia Timur Meningkat lewat Program Tekad

Kastolani Marzuki
Dirjen Pembangunan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Harlina Sulistyorini, (Foto: ist)

“Ada investasi strategis dalam berbagai kegiatan ekonomi produktif dalam program TEKAD. Misal kegiatan Demplot pada periode 2022-2023 mencapai Rp37,6 miliar, sementara pada tahun 2024, investasi yang masih berjalan telah mencapai Rp8,6 miliar,” katanya. 

Selain itu, kata Harlina pembangunan RITD sebagai pusat inovasi desa juga telah mendapat alokasi sebesar Rp 800 juta pada tahun 2022 dan angka yang sama untuk tahun 2024. 

Investment Fund sebagai dukungan permodalan bagi usaha ekonomi desa juga terus ditingkatkan, dari Rp 520 juta pada tahun 2023 menjadi Rp 780 juta pada tahun 2024.  “Rata-rata investasi per kabupaten dalam program TEKAD mencapai Rp 10,48 miliar,” ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPB Tekad Fakfak Papua Olah Kakap Putih Jadi Abon, Raup Puluhan Juta Rupiah

57 tahun lalu

Kabaharkam Komjen Fadil Imran Sebut Keamanan di Sulsel Jadi Barometer Indonesia Timur

57 tahun lalu

Masyarakat Indonesia Timur Antusias Nyoblos di Pemilu 2024

57 tahun lalu

2 Kapal Perang TNI Ini Tergolong Canggih, Persenjataan Lengkap Mampu Serangan Mendadak

57 tahun lalu

Warga Ngada Rasakan Manfaat Teknologi Program TEKAD Kemendes PDTT, Kini Bisa Bikin Pakan Ternak Mandiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal