Pencarian lewat udara melibatkan Basarnas Ambon, DitSiskom Basarnas pusat, Lanal Ternate, Ditpolairud Polda Malut dan sejumlah instansi terkait lainnya.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan KUPP Obi Wisnu terkait distress signal, di mana kapalnya sementara berlabuh di sekitar Perairan Obi," ujar dia.
Sebelumnya, KMV Nur Allya hilang kontak dalam pelayaran dari Weda, Halmahera menuju Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak 25 ABK di kapal tersebut hingga kini belum diketahui nasibnya.