Penanganan Gempa di Halmahera Terkendala Masalah Akses

Agus Suprianto
Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo memberikan pemaparan mengenai dampak dan penanganan darurat gempa bumi Halmahera saat konferensi pers. (Foto: Antara)

HALMAHERA SELATAN, iNews.id - Proses penanganan korban gempa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, terkendala akses jalan. Karena untuk mencapai ke lokasi, hanya bisa melalui jalur laut.

Ada dua rute yakni, Ternate - Sofifi dengan speed boat dan dilanjutkan dengan perjalanan darat Sofifi - Saketa. Kemudian, Ternate - Labuha dengan jalur udara, atau menggunakan Ferry dengan waktu 10 jam.

Masalahnya, jalur udara hanya ada flight terbatas yakni satu kali penerbangan setiap hari. Kemudian dari Labuha - Seketa, hanya bisa dengan spead boat selama lima jam.

"Akses jalan ke lokasi terdampak hanya melalui laut dikarenakan akses jalan darat masih belum terbangun," kata Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Senin (15/7/2019).

Masalah lainnya, hingga saat ini masih terasa beberapa kali gempa susulan. Kemudian, masyarakat sekitar pesisir pantai masih mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M 5,6 Guncang Sinabang Simeuleu Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Bocah 10 Tahun di Halmahera Selatan Hilang Diterkam Buaya, Jasad Ditemukan di Laut

57 tahun lalu

Detik-Detik Bocah di Halmahera Hilang Dibawa Buaya Terekam Kamera, Warga Histeris

57 tahun lalu

Mengerikan! Bocah 10 Tahun di Halmahera Selatan Diterkam Buaya, Tim SAR Cari Korban

57 tahun lalu

Dikunjungi Prabowo, Warga Aceh Tamiang Sampaikan Distribusi Bantuan Mulai Membaik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal