Penanganan Dugaan Korupsi Pembayaran Nakes dan Jasa Covid Diambil Alih Kejati Maluku

Antara
Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Frits Nalle. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Penanganan dugaan korupsi pembayaran tenaga kesehatan dan jasa Covid-19 di RSUD dr Ishak Umarella Tulehu diambil alih Kejaksaan Tinggi Maluku. Kasus ini awalnya ditangani Kejaksaan Negeri Ambon.

Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Dian Frits Nalle mengatakan, dugaan kasus korupsi dinilai menghabiskan anggaran Rp12 miliar.

"Ini dilakukan Kejati Maluku karena banyaknya laporan masyarakat," kata Dian di Kota Ambon, Maluku, Selasa (9/11/2021).

Kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran dan jasa Covid-19 di RSUD dr Ishak Umarella ini sudah masuk penyidikan Kejaksaan Negeri Ambon setelah menerima laporan masyarakat.

Setelah laporannya ditindaklanjuti, Kejari Ambon telah memeriksa 43 orang sebagai saksi dalam perkara ini, meningkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan, dan sekarang masih menunggu hasil audit internal dari APIP.

"Kalau menyangkut nilai kerugian keuangan negaranya belum kami ketahui sebab masih menunggu hasil audit Inspektorat Wilayah Provinsi Maluku," kata Kajari.

Sebelumnya Kejati Maluku juga mengintervensi penanganan kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan Fakultas MIPA Universitas Pattimura Ambon, dan setelah dilakukan gelar perkara di Kantor Kejati Maluku, perkara tersebut akhirnya ditutup karena alasan kurang cukup bukti.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Update 4 Nakes Diserang KKB di Tambrauw, 2 Tewas 2 Selamat Lari ke Pos TNI

57 tahun lalu

4 Pejabat KPU Tanjung Balai Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,2 Miliar Ditahan

57 tahun lalu

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

57 tahun lalu

KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal