Pemakaman Pasien Meninggal Covid di Ambon Bermasalah, Ini Saran DPRD Maluku

Antara
Permakaman pasien Covid-19. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - DPRD Maluku memediasi penanganan jenazah Covid-19 khususnya pasien yang bukan domisili Kota Ambon. DPRD memfasilitasi pertemuan antara pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk mencari solusi terbaik.

"Ada tiga alternatif yang ditawarkan DPRD provinsi kepada pemprov dan pemkot. Dalam pertemuan lanjutan nanti diharapkan akan didapatkan kesepakatan untuk memilih alternatif yang dirasakan lebih tepat," kata Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, Senin (25/1/2021).

Beberapa alternatif yakni perluasan lahanpermakaman. Pemprov harus menyediakan biaya untuk perluasan dimaksud.

"Kita juga mencari lahan lain sebagai alternatif, tetapi untuk wilayah Kota Ambon tidaklah mudah. Sehingga setelah dipertimbangkan dan dikoordinasikan, ada di wilayah Kabupaten Maluku Tengah," ujarnya.

Alternatif lainnya, pemprov membayar seluruh lahan permakaman di Hunuth/Durian Patah untuk pemakaman jenazah Covid-19. Artinya pemprov menggantikan uang Pemkot Ambon, sebab masih ada lahan lain milik pemkot di kawasan Nania yang belum dikelola.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Pilu! Diusir dari Rumah, Pria Lansia Penderita Katarak di Kuningan Tinggal di Permakaman

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman dr Myta di OKU Selatan, Keluarga Desak Kemenkes Usut Tuntas

57 tahun lalu

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta Keadilan

57 tahun lalu

Jenazah Sertu Nur Ichwan Gugur di Lebanon Akan Dimakamkan di Dekat Ayahnya di Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal