Oknum Brimob Penembak Warga Terancam Dipecat, Kapolda Maluku : Banyak Anggota Lebih Bagus

Antara
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id  - Oknum anggota Brimob diduga terlibat kasus penembakan warga di lokasi penambanganemas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru, terancam di pecat atau sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Saat ini pelaku telah ditahan di Mako Brimob.

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengatakan, pelaku akan menjalani proses persidangan secara terbuka. Polri, kata dia tunduk pada peradilan umum untuk kasus menghilangkan nyawa orang lain.

"Untuk oknum Brimob sudah kita tangkap dari hari pertama dan ditahan di Mako Brimob," ujar Lotharia di Ambon, Kamis (3/2/2022).

Selain itu dia menyampaikan, untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik, yaitu bagaimana pelaku menyalahgunakan kewenangan dan senjata api. Ancaman hukuman terberatnya, kata dia PTDH dari institusi.

"Saya yakin dengan kejadian seperti ini menjadi risiko karena tidak mencerminkan anggota Birmob dan masih jauh lebih banyak anggota lainnya yang masih lebih bagus," ucapnya

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Kalimantan

57 tahun lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

57 tahun lalu

Brimob Baku Tembak dengan Diduga KKB di Dogiyai, Senjata SS1 hingga Busur Panah Disita

57 tahun lalu

Promosi Bintang Dua, Brigjen Arif Budiman Ditunjuk Jadi Kapolda Maluku Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal