Kejayaan Rempah Indonesia di Masa Lampau, Kapal Dagang Asing Silih Berganti ke Malut

Antara
Ilustrasi, rempah Maluku Utara (Malut), terutama cengkih dan pala pada masa lampau menjadi komoditas primadona dalam perdagangan global. (Foto: Antara).

Sedangkan pala, awalnya dari pulau Buru, Maluku, kemudian dikembangkan secara besar-besaran di wilayah Malut setelah bangsa Eropa menjajah Malut.

Namun, tidak ada sumber resmi yang menyebutkan secara detail luas area dan produksi perkebunan rempah Malut pada masa lampau. 

Kalangan sejarawan setempat memastikan, kala itu arealnya mencapai ribuan hektare karena hampir di setiap pulau di Malut menjadi sentra pengembangan rempah.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam kunjungannya di Malut menyampaikan harapannya agar kejayaan rempah Malut pada masa lampau tidak hanya menjadi catatan sejarah untuk dibaca, tetapi harus bisa diwujudkan kembali.

"Maluku Utara telah menarik para pedagang dari berbagai penjuru, bahkan sebelum bangsa Eropa menginjak kaki di Nusantara," ujar Ma'ruf Amin.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,7 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Hari Ini, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 400 Meter

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Hari Ini, Abu Vulkanis Membubung Setinggi 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 3.000 Meter di Atas Puncak

57 tahun lalu

Gunung Dukono Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Capai 1,6 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal