AMBON, iNews.id - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menyesalkan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Maluku. Hal ini terjadi akibat pawai warga yang larut dalam euforia Piala Dunia 2022.
“Laka lantas yang terjadi selain menyebabkan korban jiwa, juga mengakibatkan jatuhnya kerugian materi dengan nilai taksiran hingga ratusan juta rupiah,” ujar Kapolda, Minggu (27/11/2022).
Berdasarkan data Polda Maluku, telah terjadi peningkatan kasus Laka lantas akibat euforia Piala Dunia Qatar sejak 20-26 November 2022. Hasil pantauan dan evaluasi, tercatat tujuh kasus lakalantas di wilayah hukum Polda Maluku sejak turnamen piala dunia bergulir.
Ketujuh kecelakaan ini tersebar di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Polres Maluku Tengah (Malteng), Kota Tual, Pulau Buru, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya (MBD).
Di wilayah hukum Polresta Ambon, kecelajaan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Kemudian di Polres Malteng dua orang luka ringan, Tual satu orang luka ringan, Buru satu orang luka ringan, Aru, Tanimbar dan MBD masing-masing satu orang luka berat.