Dia telah instruksikan kepada penyidik untuk mendalami kecelakaan itu, dengan memintai keterangan kepada saksi-saksi di lapangan, termasuk saksi enam orang luka ringan tersebut.
Kronologis kecelakaan kerja itu berawal dari satu unit mobil truk DT Jenis Shacman berwarna merah dengan nomor lambung 493 bermuatan Or yang dikendarai oleh Sulfani Alfaeni hilang kendali.
Akibatnya, mobil truk DT nomor lambung 493 dari arah utara ke selatan setibanya di persimpangan antara smelter K dan smelter L kondisi jalan yang sedikit menurun dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan mobil yang dikendarai Sulfani Alfaeni tersebut mengalami rem blong.
Sehingga sopir tidak dapat mengendalikan mobil dan menabrak dua unit mobil DT lainnya dengan nomor lambung 386, 483 dan satu unit mobil Dutro nomor lambung 24 yang bermuatan penumpang.