Namun kata dia, kenyataan di lapangan ditemukan jumlah korban melebihi data manifes yang dilaporkan ke KSOP Tenau Kupang.
"Jumlah penumpang kapal yang melebihi manifest tidak diketahui KSOP Kupang karena pemeriksaan dilakukan petugas dari operator kapal," katanya.
KSOP kata dia, bertugas memeriksa aspek keselamatan dan keamanan kapal untuk mencegah hal seperti adanya penumpukan penumpang yang masuk dari terminal ke kapal.
"Kami tidak melakukan checker karena itu bukan tugas kami lagi. Ada petugas dari operator," ujar Toni.
Sebelumnya, kapal penumpang KM Cantika Express 77 terbakar di perairan Pulau Timor, dekat Naikliu, Kabupaten Kupang, dalam pelayaran dari Kupang-Alor, Senin (24/10/2022).
Berdasarkan laporan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, jumlah korban yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 320 orang. Di antaranya ada 18 orang meninggal dunia hingga Rabu (26/10/2022) pagi.