"Bantuan tanggap darurat lainnya akan segera disalurkan petugas bagi warga yang terdampak bencana," katanya.
Demy mengakui, curah hujan di Kota Ambon pada Juni hingga Juli cukup tinggi. Hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada tanah longsor dan banjir. Menyikapi cuaca ekstrem di wilayah pulau Ambon serta dampak yang akan ditimbulkan, warga diminta untuk waspada dan siaga menghadapi bencana.
"Warga yang bermukim di lereng bukit serta bantaran sungai yang rawan banjir, diminta untuk siaga mengantisipasi tingginya curah hujan hingga beberapa waktu mendatang. Hindari titik lokasi rawan bencana ke tempat yang aman," katanya.