"Masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanis diimbau selalu menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya pada sistem pernapasan," ujar Yosep, Senin (3/6/2024).
Menurutnya, PVMBG akan terus memantau perkembangan aktivitas vulkanis dan akan memberikan update berkala kepada publik. Kemudian berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
"Masyarakat diharapkan mengikuti arahan pemerintah dan tidak menyebarkan informasi tidak resmi yang dapat menimbulkan kepanikan," katanya.
Diketahui, Gunung Lewotobi Laki-Laki sehari sebelumnya juga mengalami erupsi yang memuntahkan kolom abu setinggi 900 meter di atas puncak, Minggu (2/6/2024). Hingga pagi ini, erupsi masih terjadi dan warga tetap bertahan di rumah menunggu arahan Pemda Flotim.