Melihat kedatangan massa dari Tomolou, warga Gurabati pun terprovokasi. Ditengarai mereka mengira jika warga Tomolou hendak menyerang desa mereka. Warga setempat langsung melakukan perlawanan hingga aksi saling lempar batu dan kayu pun tak terhindarkan.
Bentrokkan baru berakhir setelah anggota polisi dan TNI tiba di lokasi kejadian. Petugas bergerak sigap melerai kedua kubu yang bertikai.
“Warga Gurabati melakukan pengejaran dan pelemparan batu karena mendapat informasi telah terjadi pengerusakan rumah milik Achmad Hatary. Mereka berupaya melakukan tindakan balasan,” ujar Kapolres Tidore AKBP Doly Heriyadi, Jumat (19/4/2019).
Dia mengungkapkan sejauh ini masih menginventarisi dampak akibat pertikaian dua kelompok warga. Kejadian ini masih diselidiki dan dipastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
“Kami dan TNI sudah bersiaga dan berpatroli di dua keluarahan untuk meredam pertikaian dan mencegah konfik ini berlanjut,” katanya.