Saat ini pelayanan tetap dilakukan dengan menggunakan satu dermaga, pihak BPTD akan melaksanakan rekayasa jadwal demi kelancaran pelayanan penyeberangan dan kecelakaan ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai tata cara pemeriksaan kecelakaan kapal.
Menurutnya, dermaga pelabuhan diduga terkena benturan kapal saat hendak berlabuh di dermaga di sebelahnya. Dalam insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pihaknya saat ini masih dalam tahap koordinasi terkait insiden itu.
Saat ditanya terkait pelayanan, pihaknya akan berkomunikasi dengan ASDP dan unsur yang berkepentingan lainnya untuk melakukan rekayasa jadwal keberangkatan.
"Saat ini kami upayakan agar dilakukan rekayasa jadwal bersama-sama dengan ASDP, agar transportasi untuk pelabuhan tujuan itu tidak mengganggu dan tetap jalan," ucapnya.
Sementara itu, kapal KMP Mutiara/City Line yang diduga menabrak Dermaga 2 ini akan dihentikan sementara operasinya demi kepentingan penyelidikan.
Pantauan di lapangan, terlihat KMP City Line ditarik menggunakan sebuah kapal Tugboat ke arah utara perairan Kota Ternate. Akibat ambruknya Dermaga 02 tersebut membuat KMP Baronang yang berencana masuk Dermaga 02 akhirnya memutuskan menurunkan penumpang ke Dermaga 01, yang berhadapan dengan dermaga Ambruk.