31 Kapal Nelayan dari Sulsel dan Sultra Ditangkap di Malra karena Mengambil Telur Ikan Terbang Tanpa Ijin

Antara
Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Maluku Abdul Haris. Foto: Antara/Jimmy Ayal

AMBON, iNews.id - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Abdul Haris, membenarkan adanya penangkapan puluhan kapal nelayan andong dari Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) di perairan Maluku Tenggara (Malra). Total sebanyak 31 kapal ditangkap karena mengambil telur ikan terbang tanpa izin.

Seluruh kapal, kata Abdul Haris, dibawa ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Dumar di Kota Tual, untuk diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Para nelayan dibina dan diwajibkan meneken surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi aktivitas penangkapan telur ikan terbang secara ilegal di Malra dan Kota Tual.

"Jika di kemudian hari, baik kapal dan nelayannya kedapatan menangkap ikan tanpa dilengkapi perizinan lengkap, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Abdul Haris, Kamis (26/8/2021).

Seluruh nelayan, lanjut dia, sudah dipulangkan ke daerah masing-masing. Total 31 kapal nelayan yang diamankan terjadi selama periode pengawasan Juli 2021.

"Puluhan kapal andong ini ditangkap karena beroperasi mengambil telur ikan tanpa dilengkapi surat izin penangkapan ikan (SIPI)," katanya.

Periode Juli 2021 wilayah perairan Malra dan Kota Tual ramai dengan aktivitas penangkapan telur ikan terbang oleh para nelayan andong yang berasal dari luar daerah. Umumnya mereka berasal dari Sulsel, Sultra dan Sulut.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal