Tanpa banyak bicara, kedua pelaku langsung menganiaya para korban. Nahas, korban YS yang juga siswi kelas 2 SMK ini tak bisa melarikan diri hingga akhirnya tewas.
Ada banyak luka di tubuh korban YS di antaranya di leher, dada kanan, perut, pinggul dan alat vital. Sementara korban Julham juga menderita luka tusuk di perut serta kedua lutut.
“Saat warga mendatangi TKP, mereka tak menemukan YS. Korban baru ditemukan pada pagi harinya sekitar pukul 06.15 WIT. Jenazah lantas dievakuasi,” katanya.
Sebagai pelampiasan emosi, keluarga YS dan Julham lantas merusak rumah milik terduga pelaku hingga rata dengan tanah. Warga yang mengetahui aksi perusakan ini tak bisa berbuat banyak dan hanya menonton.
Kedua pelaku berhasil kabur usai melakukan aksinya. Kini keduanya masih dalam pengejaran polisi.
Petugas belum mengetahui pasti motif dari peristiwa ini. Pasalnya, saksi-saksi yang dimintai keterangan tidak berada di lokasi kejadian.
Hanya korban Julham yang kini masih menjalani perawatan medis. Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.