"Nah, di Abdoel Moeloek itu ayah bilang jangan tinggalin ayah ya. Karena saya memang tinggal di Bandarlampung ngekos, jadi saya temenin ayah di Rumah Sakit Abdoel Moeloek. Padahal itu H-1 dari wisuda, jadi saya mau nyiapin buat wisuda, baju belum digosok, jadi saya tetap gosok di rumah sakit," katanya.
Meski menyiapkan pakaian di rumah sakit, namun Pitri tetap harus pulang ke kosa lantaran masih ada hal lain yang harus disiapkan.
"Akhirnya saya pulanglah diizinin sama ayah," tuturnya.
Hari wisuda pun tiba. Pitri mengungkapkan, saat itu dia berangkat pagi menuju UIN Raden Intan Lampung. Siangnya sang ayah menelepon dirinya meminta untuk dibawakan nasi sambal.
"Jadi saya masuk ke ruangan ayah masih pake baju wisuda (toga), dia lagi tidur. Terus saya bangunin, dia cuma melek aja. Terus saya ngomong, yah foto yuk. Terus katanya enggak ah, ayah kucel. Besok pagi aja, tunggu ayah abis mandi jadi ayah fresh," katanya.
"Terus saya tetep bilang, di sini aja lho yah, di bed aja enggak ke mana-mana. Enggak ayah masih kucel. Akhirnya kami enggak foto lah karena enggak mau," ujar Fitri.