"Di tanggal 28 kita khusus untuk melaksanakan sholat Id. Tidak dianjurkan kepada warga Muhammadiyah menyembelih di tanggal 28 supaya kita bisa bersama-sama menyembelih kurban dengan saudara-saudara kita yang baru melaksanakan salat Id di 29 Juni," jelasnya.
Sudarman mengimbau kepada seluruh pimpinan dan warga Muhammadiyah tidak membesar-besarkan perbedaan tersebut. Sebab kebijakan ini telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.
"Perbedaan waktu itu biasa. Tapi persatuan dan kesatuan anak bangsa tetap harus dijaga," kata Sudarman.