“Hasil autopsi belum bisa diketahui saat ini dan diharapkan kepada beberapa pihak untuk bersabar menunggu hasil autopsi tersebut,” katanya, Rabu (16/2/2022).
Penyidik, kata kapolres, juga masih meminta keterangan sejumlah saksi termasuk beberapa anggota polisi yang mendengar atau mengetahui kejadian itu.
“Kami masih mendalami termasuk mencari alat bukti. Kalau sudah terkumpul kita akan tentukan tersangkanya,” ucapnya.
Keluarga korban, Komarudin mengatakan, pihak keluarga meminta kasus ini diusut tuntas karena tidak ada laporan sebelumnya jika korban ditangkap dan ditahan. “Kami dari pihak keluarga hanya mendapatkan kabar tentang meninggalnya korban saja,” ucapnya.
Menurut Komarudin, ada sejumlah luka pada bagian wajah korban dan kaki. Namun belum diketahui pasti apa penyebab luka lebam di wajah korban tersebut.
Usai menjalani autopsi, jasad korban dibawa ke rumah duka di Desa Wanayasa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang untuk dimakamkan.