Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Puteranegara Batubara
Polda Lampung mengungkap kasus dugaan TPPO anak di bawah umur dengan modus perekrutan kerja sebagai terapis plus-plus di Surabaya. (Foto: Ilustrasi/Ist)

LAMPUNG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan korban anak di bawah umur. Dalam kasus ini, polisi mengamankan seorang remaja berinisial SAS yang diduga merekrut korban untuk dipekerjakan sebagai terapis plus-plus di Surabaya.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, tersangka SAS masih berusia 17 tahun 11 bulan. Dia diduga mengajak dua anak perempuan di bawah umur untuk bekerja dengan iming-iming gaji besar. Korban masing-masing berinisial R (15) dan BAA (14).

Mereka diduga dibujuk untuk berangkat ke Surabaya dan bekerja di sebuah spa sebagai terapis.

"Modus yang dilakukan tersangka yaitu menawarkan pekerjaan sebagai terapis plus-plus kepada korban yang merupakan anak di bawah umur, kemudian membujuk korban berangkat ke Surabaya serta membuatkan identitas palsu berupa KTP untuk mempermudah keberangkatan dan pekerjaan korban," ujar Irjen Helfi, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua korban diberangkatkan dari Bandar Lampung menuju Surabaya pada 11 April 2026. Setibanya di Surabaya, korban ditempatkan di sebuah spa untuk bekerja sebagai terapis.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Polda Kepri Ungkap Dugaan TPPO, Pasutri di Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Terungkap! Jaringan TPPO Pasarkan Bayi via TikTok dan Facebook  

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal