Petani Singkong di Lampung Keluhkan Harga Anjlok, Ini Solusi La Nyalla

Nur Ichsan Yuniarto
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Istimewa)

Menurut dia, untuk mencari solusi persoalan itu, dibutuhkan dukungan data yang konkret dari ketersediaan dan kebutuhan komoditas itu baik supply dan demand-nya. Begitu juga rantai distribusi komoditas tersebut serta supply-chain management. 

"Di Indonesia hanya delapan provinsi penghasil besar singkong. Artinya ada 26 provinsi nonpenghasil dan kebutuhan produk turunan singkong digunakan banyak industri. Pabrik-pabrik itu tidak semua ada di provinsi penghasil. Artinya di sini kita bicara supply-chain management di dalam negeri,” katanya.

La Nyalla mengatakan, impor bukan jawaban untuk menyuplai kebutuhan bahan baku di pabrik-pabrik tersebut. Yang penting, distribusi dan alur pergerakan bahan baku ke daerah-daerah nonpenghasil itu. 

"Makanya Presiden Jokowi concern dengan akses melalui infrastruktur, termasuk tol laut. Sebenarnya untuk menjawab supply-chain management tadi. Tinggal, bisa jalan atau tidak di lapangan. Ada yang menghambat atau tidak," katanya.

Dia juga mengatakan, saat menjabat ketua umum Kadin Jatim tahun 2012-2014, dia menggagas program misi dagang antarprovinsi. Bekerja sama dengan Pemprov Jatim, misi dagang Jatim membuka etalase produk di kantor-kantor perwakilan Pemprov Jatim di beberapa provinsi dan membuka forum temu bisnis, B to B. Hasilnya sangat signifikan untuk meningkatkan arus distribusi barang dari Jatim ke beberapa provinsi lain.  

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Tanggamus Lampung, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pesisir Barat Lampung, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal