Dia mengungkapkan, salah satu sekelompok pemuda dari Katibung yang mengejar pemuda Sidomulyo mengayunkan sebilah celurit ke arah pemuda Sidomulyo, Diko yang saat itu membonceng Arif (MD) dan Jidan.
Ayunan celurit tersebut ditangkis oleh Arif menggunakan sebilah pelat besi berbentuk gergaji. Akibat dari kejadian itu, sepeda motor Diko oleng dan tidak terkendali, kemudian jatuh di tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Talang Baru yang mengakibatkan Arif luka berat dan dilarikan ke Puskesmas Sidomulyo kemudian meninggal dunia.
Sementara Jidan dan Diko dibawa pihak keluarganya di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. "Kasus tersebut saat ini masih tangani polisi setempat," ucapnya.