Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan upaya dan ikhtiar untuk memberikan kekebalan kelompok atau herd immunity kepada masyarakat.
"Dengan vaksinasi Covid-19, kami harapkan angka penyebaran Virus Corona dan angka kematian akibat virus ini dapat ditekan di Indonesia khususnya Bandarlampung," kata dia.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak ini hanya untuk mereka yang memiliki identitas Kota Bandarlampung.
"Vaksin yang digunakan masih Sinovac, dan setelah divaksinasi, penyuntikan dosis kedua nanti setelah 28 hari dari dosis pertama," kata dia.