Berdasarkan keterangan pihak keluarga, aksi nekat korban diduga dipicu tekanan psikologis akibat persoalan rumah tangga. Korban disebut mengalami depresi dan takut akan ditinggalkan oleh istrinya.
Hal tersebut kemudian membuat korban nekat memanjat tower setinggi 52 meter dan bertahan di atasnya.
Setelah hampir 2 jam upaya negosiasi dan pendekatan dilakukan, korban akhirnya berhasil dibujuk untuk turun dari tower. Suasana haru langsung menyelimuti lokasi saat petugas berhasil menjangkau korban dan membawanya ke bawah dalam kondisi selamat.
Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Sumaryansyah, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama tim dan komunikasi yang baik dengan korban.
“Seorang pria naik ke tower kemudian Bhabinkamtibmas melapor untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Seusai dievakuasi, korban langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.