Kesaksian Penjaga Sekolah Az Zahra Bandarlampung terkait Lift Jatuh Tewaskan 7 Orang

Andres Afandi
Arifan Hidaya (pakai topi) saat memberikan keterangan kepada anggota Satreskrim Polresta Bandarlampung. (FOTO: ANDRES AFANDI)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Arifan Hidaya, penjaga Sekolah Islam Az Zahra, memberikan kesaksian terkait insiden lift jatuh yang tewaskan 7 pekerja bangunan dan 2 kritis. Sesaat setelah lift jatuh, 9 korban terkapar.

Setelah mendengar suara keras benda jatuh, Arifan dan beberapa temannya datang ke lokasi lift barang yang biasa digunakan pekerja untuk naik turun ke lantai atas.

Saat ditiba di tempat kejadian perkara (TKP), 9 pekerja bangunan terkapar. Tidak banyak darah di TKP. Semua korban masih sadar saat itu. Namun mereka diduga kuat mengalami luka dalam dan patah tulang kaki. 

"Waktu itu masih sadar semua. Gak tau ada yang meninggal. Waktu kejadian masih sadar. Ada darah, tapi sedikit. Terus dibawa ke rumah sakit," kata Arifan.

Kesaksian itu diberikan Arifan setelah anggota Satreskrim Polresta Bandarlampung tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Petugas juga mendesak Arifan berterus terang. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Penyebab Lift Jatuh Tewaskan 7 Orang di Sekolah Favorit Bandarlampung, Seling Baja Putus

57 tahun lalu

Lift Jatuh di Sekolah Favorit Bandarlampung, 7 Orang Tewas, 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Diduga Hendak Tawuran, Belasan Pelajar di Bandarlampung Diamankan

57 tahun lalu

Truk Tangki Terguling di Bandarlampung, Muatan Limbah Sawit Tumpah ke Jalan

57 tahun lalu

Kompak Jadi Jambret, Bapak dan Anak di Bandarlampung Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal