Menurut Umi, peristiwa tersebut terjadi berawal ketika kendaraan Bus Brimob hilang kendali karena jalanan yang licin akibat hujan deras.
Bus Brimob berjalan dari arah Pekalongan menuju Sukadana beriringan dengan Mobil Brimob berjenis PJJ dan Truck Bekum Brimob, dengan posisi Bus Brimob berada paling belakang.
Setibanya di TKP diakibatkan jalan licin karena sedang hujan deras, bus Brimob mengalami oleng dan berjalan ke kanan jalan. Kemudian dari arah berlawanan yaitu arah Sukadana menuju Metro datang truk elpiji bernomor polisi BE 8167 AUA.
"Karena jarak yang sudah dekat bus Brimob tidak dapat menghindar dan terjadi kecelakaan tersebut, sementara usai kedua kendaraan bertabrakan ada satu unit motor yang menabrak bagian belakang bus," ujarnya.
Umi mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun 6 orang mengalami luka-luka.
"Ada 6 baik dari Brimob ataupun dari truk elpiji. Saat ini mereka sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan," katanya.