Anthony menambahkan, pokok yang terbakar pada peristiwa tersebut yakni gedung utama Kantor Kemenag Kota Bandarlampung seluas 400 meter persegi.
Selain bangunan, lanjutnya, api juga ikut menghanguskan barang-barang elektronik yang ada di dalamnya yakni 10 unit AC 5 unit televisi, 4 unit laptop dan 6 unit komputer.
Anthony menjelaskan, kebakaran tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik di lantai 2 plafon ruangan Kabag TU.
"Api yang membesar kemudian merambat ke sekeliling ruangan utama kantor tersebut," ucapnya.
Namun demikian, kata Anthony terkait penyebab pasti peristiwa kebakaran itu masih akan ditangani oleh pihak kepolisian.