Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Ledakan Tangki di Bandarlampung

Ruslan AS
Suasana pemakaman salah satu korban ledakan tangki solar di Bandarlampung. (Foto: iNews/Ruslan AS)

BANDARLAMPUNG, iNews.id – Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman korban ledakan tangki solar, 
Suyadi (45) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keteguhan, Telukbetung Barat, Bandarlampung, Lampung, Senin sore (26/2/2018). Korban yang tewas akibat ledakan tangki solar yang terjadi di bengkel Jalan Zul Zulkarnaen Subing Telukbetung Timur Bandarlampung pada Senin pagi tadi, meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil.

Kepergian korban Suyadi (dalam berita sebelumnya disebut Karyadi), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang las ini meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga dan kerabat. Anak-anak korban yang mengantarkannya ke pemakaman pun tak henti-hentinya menangis saat korban dikebumikan.

Salah satu anak korban, Ibnu, yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tidak menyangka ayahnya meninggal begitu cepat. Sebelumnya, korban sempat berpesan kepada dia agar rajin bersekolah. “Ketemu sama papa terakhir kemarin. Baru tahu papa meninggal jam 12-an tadi dari saudara-saudara,” kata Ibnu sambil menangis.

Sementara itu, teman kerja korban bernama Arsad menyatakan, peristiwa ledakan tangki solar terjadi begitu cepat. Sebelum teman-temannya mulai mengelas tangki, dia sempat berpesan kepada mereka agar menunda mengelas tangki solar karena masih ada isinya. Hal itu akan membahayakan mereka saat bekerja.

“Mereka sudah tahu itu tangki solar. Kata saya nggak boleh karena masih ada solarnya. Kata dia, udah nggak apa-apa, naiklah dia ke tangki, saya ke dalam. Mereka ngelas tangkinya. Saya kurang tahu kejadian dari awalnya bagaimana karena saya tadi sedang di dalam. Saya dengar ledakan aja. Begitu keluar, mereka sudah tergeletak di jalan,” kata Arsad.

Sebelumnya diberitakan, sebuah tangki solar meledak di bengkel Jalan Zul Zulkarnaen Subing, Telukbetung Timur Bandarlampung, pada Senin (26/2/2018) pukul 10.00 wib. Akibat peristiwa itu, tiga orang tewas. Dua orang tewas setelah terpental hampir 50 meter, yakni pekerja bengkel bernama Ari dan sopir tangki solar, Sutir. Keduanya ditemukan di pinggir jalan dan semak-semak, tidak jauh dari lokasi kejadian, dengan luka di bagian kepala. Sementara seorang pekerja lain, Suryadi, meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Abdul Muluk Bandarlampung.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Buru Rusa Sambar Pakai Senapan Rakitan, 5 Warga Tanggamus Berakhir di Penjara

57 tahun lalu

Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal