طَيْرًا أَبَابِيلَ = Hukumnya Idhar halqi karena ada tanwin bertemu alif. Dibaca jelas tidak berdengung sama sekali. Selain itu ada Mad thobi'i karena terdapat fathah diikuti alif.
تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ = Hukumnya Mad thobi'i karena ada kasrah diikuti ya' sukun dan ikhfa' syafawi karena ada mim mati bertemu ba'. Dibaca dengan panjang 2 harakat.
بِحِجَارَةٍ مِّن = Hukumnya Idgham bighunnah karena ada tanwin bertemu mim. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.
مِّن سِجِّيلٍ = Dibaca Ikhfa' hakiki karena ada nun mati bertemu sin. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf sin.
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ = Hukumnya Idhar syafawi karena ada huruf mim mati bertemu kaf yang dibaca dengan jelas.
كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ = Hukumnya Idhghom bighunnah karena ada tanwin bertemu mim. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.
Demikian hukum tajwid surat Al Fiil ayat 1-5. Semoga bermanfaat dan bisa dipahami dengan baik setiap hukum bacaan pada ayat tersebut. Wallahu a'lam bishawab.