Terkait hal itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.
Berikut catatan PVMBG terkait erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 2-3 Agustus 2022:
1. Rabu, 3 Agustus 2022 pukul 01.15.
Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 03 Agustus 2022, pukul 01:15 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 52 detik.
2. Rabu, 3 Agustus 2022 pukul 00.34 WIB
Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 03 Agustus 2022, pukul 00:34 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 357 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 36 mm dan durasi 39 detik.
3. Selasa, 2 Agustus 2022 pukul 23.19 WIB
Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 23:19 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 457 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 41 mm dan durasi 45 detik.