"Penumpang selalu di bawah 100 orang. Maskapai yang beroperasi hanya Garuda Indonesia dan satu maskapai perintis Susi Air," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi penumpang yang hendak melakukan mudik Lebaran telah disiapkan posko khusus untuk melakukan pengecekan persyaratan penerbangan khusus.
"Kami bekerjasama dengan seluruh stakeholder untuk melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan seperti surat bebas Covid-19 dan surat keterangan dinas ataupun perjalanan khusus," ujarnya.
Menurutnya sempat ditemukan ada penumpang yang mengalami kesalahan pencetakan surat saat pemeriksaan dokumen kelengkapan perjalanan.
"Ada satu penumpang yang salah mencetak bulan pada surat keterangan dan kami minta untuk diperbaiki, sehingga kami minta untuk calon penumpang agar dapat menyiapkan semua persyaratan penerbangan dengan teliti," katanya.