Cerita Perajin Tempe di Lampung Terpaksa Kurangi Ukuran Agar Tetap Produksi

Antara
Perajin tempe di Bandalampung, Lampung (Antara)

Suyitno mengatakan, harga kedelai impor saat ini berkisar Rp9.000 per kilogram, di mana normalnya harga bahan pokok membuat tempe tersebut berkisar Rp6.800 sampai Rp7.000 per kilogramnya.

"Kenaikan harga kedelai ini sudah dari tiga bulan lalu. Naik harga bertahap dari Rp100, Rp200 hingga sekarang sampai Rp2.000 per kilogram naiknya," kata dia.

​​​​Menurutnya, kenaikan itu menjadi ujian berat bagi perajin, apalagi sekarang sedang dalam masa pandemi Covid-19 di mana rata-rata sudah mengurangi jumlah produksinya.

"Sebelum pandemi saya bisa produksi 80 kilogram sehari, di masa Covid-19 ini kita kurangi sedikit sekitar 60 kg sampai 70 kg sehari," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
4 jam lalu

Sosok M Zulfikar Drakel, Dokter Koas FKUI Ditemukan Meninggal di Metro Lampung

5 jam lalu

Identitas Dokter Koas Meninggal di Penginapan Metro Lampung, Alumni FKUI asal Kalteng

9 jam lalu

52 Warga Tanggamus Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Posko Kesehatan Darurat Dibuka

16 hari lalu

Dramatis! Petugas Damkar Bantu Lepas Cincin Kawin Terjepit di Jari Manis Lansia 93 Tahun

19 hari lalu

Viral Kemunculan Tapir di Mesuji Lampung, Berakhir Tragis Disembelih Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal